Kendari, (Inmas Sultra) — Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Damsid, mengatakan soal Ujian Nasional (UN) 2014 sudah tiba di Kendari melalui Dua jalur, yakni kapal laut dan sebagian lewat udara.
“Soal Ujian Nasional sudah tiba sejak tanggal 24 Maret 2014 melalui Dua jalur pengiriman, yakni soal untuk wilayah daratan melalui pengiriman udara, sementara daerah yang berada di kepulauan pengirimannya melalui kapal Pelni dalam pengamanan aparat yang cukup ketat,” katanya di Kendari, Selasa (25/03).
Tanpa menyebut berapa jumlah paket soal ujian nasional yang dikirim melalui dua jalur itu, namun menurut Kadis kedatangan soal ujian nasional itu justru lebih cepat tiba di daerah dari jadwal yang direncanakan.
Ia mengatakan, setelah soal itu semuannya tiba di tempat dari tim diknas bersama beberapa pengawas dan keamanan akan melakukan pengsortiran selama 3-4 hari sebelum dikirim ke masing-masing kabupaten kota di Sultra.
“Ada Tiga wilayah kabupaten yang mendapat prioritas Pertama pengiriman soal UN (Wakatobi, Buton dan Buton Utara) yang ada beberapa desa yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda Dua, dan hanya bisa menggunakan tenaga hewan berupa kuda untuk mengangkut paket soal UN,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, ada juga wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan kendaraan hewan namun hanya bisa menggunakan angkutan sungai (katinting) untuk menembus wilayah itu.Damsid menambahkan, yang pasti bahwa soal UN itu sudah harus tiba di daerah masing-masing paling lambat dua hari sebelum pelaksanaan hari “H” ujian dilaksanakan.
Ditanya jumlah peserta UN 2014, ia mengatakan, peserta mencapi jumlah 102.198 Orang se Sultra yang terdiri dari SMP sederajat dan SMAsedarajat atau mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.
Dari jumlah peserta UN tersebut terdiri dari ujian nasional SMP sederajat sebanyak 47.226 orang, untuk peserta UN SMA sederajat sebanyak 47.482 orang dan peserta ujian paket sebanyak 7.490 orang.
“Penyelenggaraan UN tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan yang mendasar hanya pada panitia ujian nasional yang dikembalikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, sedangkan perguruan tinggi dan Lembaga Penjamin Mutu Mendidikan (LPMP) bertindak sebagai pengawas,” ujar Damsid. (Azis/ant)
Tanpa menyebut berapa jumlah paket soal ujian nasional yang dikirim melalui dua jalur itu, namun menurut Kadis kedatangan soal ujian nasional itu justru lebih cepat tiba di daerah dari jadwal yang direncanakan.
Ia mengatakan, setelah soal itu semuannya tiba di tempat dari tim diknas bersama beberapa pengawas dan keamanan akan melakukan pengsortiran selama 3-4 hari sebelum dikirim ke masing-masing kabupaten kota di Sultra.
“Ada Tiga wilayah kabupaten yang mendapat prioritas Pertama pengiriman soal UN (Wakatobi, Buton dan Buton Utara) yang ada beberapa desa yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda Dua, dan hanya bisa menggunakan tenaga hewan berupa kuda untuk mengangkut paket soal UN,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, ada juga wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan kendaraan hewan namun hanya bisa menggunakan angkutan sungai (katinting) untuk menembus wilayah itu.Damsid menambahkan, yang pasti bahwa soal UN itu sudah harus tiba di daerah masing-masing paling lambat dua hari sebelum pelaksanaan hari “H” ujian dilaksanakan.
Ditanya jumlah peserta UN 2014, ia mengatakan, peserta mencapi jumlah 102.198 Orang se Sultra yang terdiri dari SMP sederajat dan SMAsedarajat atau mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.
Dari jumlah peserta UN tersebut terdiri dari ujian nasional SMP sederajat sebanyak 47.226 orang, untuk peserta UN SMA sederajat sebanyak 47.482 orang dan peserta ujian paket sebanyak 7.490 orang.
“Penyelenggaraan UN tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan yang mendasar hanya pada panitia ujian nasional yang dikembalikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, sedangkan perguruan tinggi dan Lembaga Penjamin Mutu Mendidikan (LPMP) bertindak sebagai pengawas,” ujar Damsid. (Azis/ant)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar